MAKALAH
“Usaha Bubur Ayam Pekalongan”
Nama :
Lisa Oktaviani
Kelas : 1EB21
NPM :23215848
FAKULTAS EKONOMI AKUNTANSI
UNIVERSITAS GUNADARMA
PTA 2015/2016
Dosen .S.Tiwi Anggraeni
KATA
PENGANTAR
Puji dan syukur penulis panjatkan
kehadirat Allah SWT, karena dengan rahmat dan hidayahNya yang diberikan kepada
penulis sehingga penulis dapat menyelesaikan
makalah dengan judul “BUBUR AYAM PEKALONGAN”
Penyelesaian makalah ini tidak terlepas dari bantuan
teman-teman dan berbagai pihak. Oleh karena itu, dengan rasa hormat yang
mendalam penulis menyampaikan ucapan terima kasih kepada dosen pengampu mata
kuliah Pengantar Bisnis yaitu ibu S.TIWI ANGGRAENI dan teman-teman yang telah membantu
berpartisipasi dalam menyelesaikan makalah ini.
Semoga
hasil dari makalah yang telah penulis buat ini dapat bermanfaat bagi kita semua
baik para pembaca dan juga generasi–generasi berikutnya maupun diri sendiri dan
semoga makalah ini juga bisa dijadikan sumber ilmu bagi kita semua. Amin.
Bekasi,18
November 2015
Penulis
DAFTAR ISI
KATA
PENGANTAR …………………………………………………........ i
DAFTAR ISI
……………………………………………………..…….........ii
BAB I.
PENDAHULUAN ………………………………………….……...III
1.1
Latar Belakang
1.2
Tujuan Usaha
1.3
strategi Penjualan
BAB II. ISI
…………………………………………..................…………...II
2.1
Profil Usaha
2.2 Proses Produksi
BAB III.
PENUTUP ……………………....................................................III
3.1 Kesimpulan
3.2 Saran
DAFTAR PUSTAKA
…………….............................................................IV
BAB
1
PENDAHULUAN
1.1 Latar
Belakang
Gagasan awal untuk
memulai bisnis makanan bubur ayam ini muncul pada tahun 2002-an ketika ibu dari
Edi wibowo asal Pekalongan merantau ke Jakarta.Setelah berdomisili di
Jakarta,ia menemukan ide untuk membuat usaha bubur ayam. Sementara Edi wibowo
hanya ikut membantu ibunya berjualan, serta belajar membuat resep bubur ayam
dari ibunya. Nama bubur ayam Pekalongan merupakan nama Kota asal Ibu Edi
wibowo. Tempat pertama kali usaha di Cipinang Indah,Jakarta.
Pada tahun
2006 Edi wibowo memulai usaha sendiri dan tidak lagi bersama ibunya sehingga Edi
wibowo pindah tempat dari Cawang ke Bekasi untuk menentukan tempat usaha bubur
ayam itu sendiri untuk dirintis disekitar didaerah Bekasi. Akhirnya Edi wibowo
memiliki usaha bubur ayam sendiri di Pekayon dan galaxy bekasi.
1.2 Tujuan
Usaha
Tujuan Bisnis Bubur Ayam tidak lebih dan tidak lain adalah memperoleh
keuntungan karena semua orang yang berbisnis mulanya berawal dari niatan dan
keinginan mereka untuk memperoleh keuntungan sehingga muncul ide untuk
menjalankan usaha dari keinginan mereka tersebut. Meskipun tujuan utama mereka
adalah memperoleh keuntungan namun hal tersebut bukan berarti bahwa mereka
tidak mempunyai tujuan lain selain itu, masih banyak tujuan-tujuan para
pengusaha yang ingin mereka raih dan tujuan antara satu dan yang lainnya bisa
saja berbeda.
Selain bertujuan untuk
memperoleh laba berbinis juga bertujuan untuk mengajarkan dan melatih pola pikir penulis menjadi produktif
dan kreatif, karena semakin penulis menginginkan sesuatu pastinya penulis akan
giat untuk mendapatkan kepuasan yang diinginkan. Jika anda sudah merasakan
dunia usaha maka tak heran bila anda selalu mempunyai keinginan untuk terus
meningkatkan usaha anda tersebut.
1.3
Strategi Pemasaran
Pada
strategi pasar penjualan bubur ayam ini tidak ada strategi khusus yaitu
memanfaatkan konsumen yang melewati Jalan ketika pagi menyukai sarapan
bubur. Jadi konsumen langsung menuju ke tempat makan bubur ayam ini.
BAB II
ISI
2.1
Profil Usaha
1.PROFIL UMUM
Nama
Usaha :
BUBUR AYAM Pekalongan
Lokasi Usaha : Jl. Pulo Ribung,Galaxy.Cabang II
Jl.Ketapang Raya.Pekayon
Nama
pemilik : EDI WIBOWO
Alamat : Jl. Pulo
Ribung,Galaxy
No.Tlpn./Hp. : 082-324-990-862
Jenis usaha : Dagang
KETERANGAN HARAGA PERPORSI
1. Bubur Ayam Rp 8.000
2.
Sate telur
Rp 2.000/tusuk
3. Sate Jeroan Rp 2.000/tusuk
Sate ampela Rp 2.000/tusuk 2.2 Proses Produksi
Bahan
pembuatan untuk 6 porsi :
- 200 gram beras
- 2500 ml air kaldu ayam dari rebusan ayam
- 1 sendok teh garam
Bahan kaldu
ayam :
- 1 ekor ayam kampung dipotong 4 bagian
- 2 lembar daun salam
- 3 cm jahe ,memarkan
- 2 batang serai diambil putihnya dimemarkan
- 2500 ml air
Bahan
tumisan :
- 100 gram usus ayam direbus dipotong-potong
- 3 buah ampela ayam dipotong –potong
- 3 buah hati ayam dipotong-potong
- 6 buah jantung ayam dipotong-potong
- 2 lembar daun salam
- 2 cm lengkuas dimemarkan
- 1 sendok teh kecap manis
- ½ sendok teh garam
- 1 sendok teh gula pasir
- 250 ml air
- 1 sendok makan minyak untuk menumis
Bumbu halus
:
- 3 siung bawang putih
- 5 butir bawang merah
- 2 cm kunyit dibakar
- 3 butir kemiri disangrai
- ½ sendok teh merica
Bahan
pelengkap :
- 5 buah risoles bihun
- 50 gram kerupuk kanji
- 1 sendok makan bawang goreng untuk taburan
- 1 tangkai seledri diiris halus untuk taburan
- 3 butir telur ayam kampung rebus
Cara
pembuatannya :
- Kaldu ayam,rebus ayam ,daun salam,jahe,serai di dalam air sampai matang .Ukur dengan menambahkan air menjadi 2500 ml .Angkat ayam goreng sampai berkulit ,Suwir-suwir ayam
- Didihkan air ,kaldu ayam ,dan garam .Aduk sampai meresap
- Tumisan ,panaskan minyak,tumis bumbu halus ,daun salam,dan lengkuas sampai harum
- Masukkan usus ayam ,ampela ayam ,hati ayam,dan jantung ayam aduk rata.Tambahkan kecap manis,garam dan gula pasir aduk rata
- Tuang air masak sampai matang
BAB III
PENUTUP
3.1
Kritik dan Saran
Usaha Bubur Ayam Pekalongan
ini cukup menjanjikan. Dengan modal awal sekitar Rp. 5.000.000,- usaha ini bisa
meraup omzet Rp. 4.500.000,- perbulan dan keuntungan bersih sekitar Rp.
2.500.000,-. Tentu ini usaha yang menggiurkan. Syarat utamanya adalah terus
berinovasi mencari cita rasa yang unik sehingga bisa bertahan dari gempuran
saingan.
Salah satu kunci utama usaha makanan seperti
bubur ayam adalah mempertahankan pelanggan agar betah membeli lagi dan lagi.
Yang tak kalah penting adalah membangun pencitraan yang baik, untuk pelanggan
merasa betah, merasa akrab dengan kita, keterikatan itu akan membuat pelanggan
setia.
5.2. Saran
Secara umum, ketika kita ingin memulai sebuah usaha ada banyak faktor yang harus kita perhatikan. Pertama kesiapan mental kita. Membuka usaha pertama kali tentu memerlukan nyali yang kuat dan mental tangguh. Dalam usaha selalu ada untung-rugi, kita mesti siap menerima kemungkinan terburuk, misal usaha kita merugi. Kedua, Carilah ide usaha yang ingin kita geluti. Apakah kita lebih cocok di bidang makanan, penjualan atau apa. Minta pendapat teman atau kerabat. Ketiga, sebaiknya kita melakukan survey terhadap bidang usaha yang akan kita geluti. Mulai dari tempat, saingan terdekat, dll. Itu akan membuat kita paham medan sehingga kita bisa menyusun strategi pemasaran yang baik.
Setelah anda memperoleh ide peluang bisnis yang diinginkan, baik buka usaha sendiri maupun franchise, segera wujudkan ide tersebut dengan membuka usaha. Ingatlah, wujudkan ide usaha anda sesegara mungkin. Mulailah usaha, tentu dengan iringan doa.
Adapun jika akhirnya memilih usaha penjualan bubur ayam, yang perlu diperhatikan diantaranya, pertama, cari cita rasa atau suasana unik. Ini yang akan membedakan kita dengan para pesaing sehingga pembeli lebih memilih bubur ayama kita. Tak kalah penting adalah pelayanan. Pelayanan yang baik, sajian yang cepat akan membuat pelanggan merasa terhormat makan bubur ayam kita.
5.2. Saran
Secara umum, ketika kita ingin memulai sebuah usaha ada banyak faktor yang harus kita perhatikan. Pertama kesiapan mental kita. Membuka usaha pertama kali tentu memerlukan nyali yang kuat dan mental tangguh. Dalam usaha selalu ada untung-rugi, kita mesti siap menerima kemungkinan terburuk, misal usaha kita merugi. Kedua, Carilah ide usaha yang ingin kita geluti. Apakah kita lebih cocok di bidang makanan, penjualan atau apa. Minta pendapat teman atau kerabat. Ketiga, sebaiknya kita melakukan survey terhadap bidang usaha yang akan kita geluti. Mulai dari tempat, saingan terdekat, dll. Itu akan membuat kita paham medan sehingga kita bisa menyusun strategi pemasaran yang baik.
Setelah anda memperoleh ide peluang bisnis yang diinginkan, baik buka usaha sendiri maupun franchise, segera wujudkan ide tersebut dengan membuka usaha. Ingatlah, wujudkan ide usaha anda sesegara mungkin. Mulailah usaha, tentu dengan iringan doa.
Adapun jika akhirnya memilih usaha penjualan bubur ayam, yang perlu diperhatikan diantaranya, pertama, cari cita rasa atau suasana unik. Ini yang akan membedakan kita dengan para pesaing sehingga pembeli lebih memilih bubur ayama kita. Tak kalah penting adalah pelayanan. Pelayanan yang baik, sajian yang cepat akan membuat pelanggan merasa terhormat makan bubur ayam kita.
Ayodya, Widya. 1000 Ide Peluang Usaha & Primadona-Primadona Usaha Rakyat: Elex Media Kompetindo. 2008
www.ukmku.com
www.google.com



Tidak ada komentar:
Posting Komentar